Skip to main content

Just For Mom #6

Ma,
Aku sedang tidak bisa menulis seperti biasa
Menangkap pelangi di matamu yang selalu ada
Atau menangkap anak-anak kelaparan di bawah jembatan

Kuyakin kau akan memperkarakan kenapa,
Dan menanyakan apakah ini karena aku sedang tidak jatuh cinta
Atau musim hujan yang terlambat untuk pergi dari kalender bulan
Atau sebuah pertengkaran hebat dan panjang dengan kata terulang

Ada luka di pergelangan tanganmu saat aku bercerita
Air matamu yang kukira dahulu adalah gerimis juga ikut keluar

Ma,
Aku ingin seekor burung gereja ini kembali kau ajarkan untuk mengeja aksara
Dan mengecap jutaan udara pada semesta yang sekarang kita pandang
Atau beribu kata yang selalu menjelma ikan di setiap lautan yang terbentang
Juga cinta, tentang harapan yang tidak pernah padam, yang tidak pernah hilang

Ma,
Bagaimana? Bisakah?
21 maret 2013
In this note: Hayati Amaliah

Comments

Popular posts from this blog

Mengenang Mantan Pacar

Mengenang mantan pacar Semenjak pagi tadi dia berpikir untuk menikah. Sebenarnya pikiran itu sudah ada setahun yang lalu, hanya saja ia anggap sebagai kelakar yang begitu serius, atau keseriusan yang begitu kelakar. Ia kemudian melaju dengan sepeda motor menuju menteng dari bekasi. Sepanjang jalan raya bekasi ia pun memikirkan kelakarnya yang begitu serius itu.                 Ketika pekerjaannya hanya menghasilkan enam ratus ribu rupiah sebulan, ia pun mengatakan kelakar atau keseriusannya tersebut. Ingin menikah tapi tidak mempunyai 2 hal yang paling penting agar hal tersebut terjadi, yaitu uang dan calonnya. Ia pun suka tertawa pada keseriusannya tersebut, dan suka serius saat ada temannya yang menertawakan kebodohannya yang bukan main itu.                 Kini pekerjaannya sudah membaik. Bisa bayar kontrakan, bantu bayar ta...

peternakan anjing

nanti kita akan berternak anjing, dan rumah kita akan penuh suara gongongan dari anak-anak nya yang mengajak bermain bola kita akan mengajrkan mereka cinta yang sederhana dan juga kesetiaan yang luar biasa mungkin kita akan menangis, saat kita menjual cinta itu dan kita hanya bisa berdoa cinta kita akan menghasilkan cinta baru pada pembeli nya. mari kita membuatnya. membuat perternakan anjing dengan cinta 11 June 2011 at 10:48

di antara hujan saat itu

saat itu kita melewati hujan bersama bukan, hingga air mata kita hanyut dalam keremangan dan kita sama-sama lupa, jika payung belum sama sekali kita buka langkah kita yang perlahan, sepatu kita yang kotor karena genangan menjadi hal yang tidak pernah kita perbincangkan "kita jadi anak kecil bukan?" bisikmu di antara bau aspal dan gengaman yang terkadang terlepas