Skip to main content

Kesal

Pria itu kesal bukan main pada rekan kerjannya. Namannya Ani, seorang wanita berkacamata, rambut hitam mengapai-gapai bahu, dengan blezer merah gelap, atau kemeja bergaris hitam. Sepatu berhak 5-7 cm, seorang yang bekerja di tim HRD.
Setiap pagi, atau pulang pria itu selalu menemuinya, karena absen dengan sidik jari ada di depan ruangannya. Jika pintunya terbuka, ia akan melihat wanita itu sedang mengurus dokumen-dokumen yang bertumpuk di meja juga lemari, atau sedang berkutat pada komputer jinjing. Jika pintu itu tertutup maka ia bersyukur luar biasa.
Pria itu kesal bukan main, karena baginya wanita itu seperti rembulan. Rembulan yang pertama kali dilihat hanya sebuah benda yang tergantung di langit. Namun semakin dilihat semakin memesona. Sialnya pria itu merasa dirinya seekor serigala. Hanya bisa memandangnya, melihatnya dari ujung tebing atau bukit, atau rimbun dedaunan hutan. Ia hanya dapat meraung tajam karena tidak sekalipun dapat mengapainya. meraung lirih tentang kesepian di setiap malam. Walau ia juga sadar raungannya tidak akan pernah sampai padanya.
Pria itu kesal bukan main pada wanita itu.

Comments

Popular posts from this blog

Pada suatu Saat Nanti

 untuk: devi rosdiani Januari tiba juga. Bulan yang selalu dijadikann tumbal dalam perayaan kembang api.  Langit malam pertama benar-benar terang, penuh bunga yang selalu  saja bercahaya dan meledak tanpa sedikit pun menoleh ke arah kita.                 Aku sendiri di antara ribuan pasangan manusia. Menunggumu, dalam perjanjian bertemu di tempat yang tidak jauh dari bianglala ini, sepertinya nanti senyummu akan tersamar oleh keremangan malam. Bintang bertaburan.                 Arloji selalu ku sapa setia menit, sambil menoleh ke kanan dan ke kiri, seolah tidak sabar untuk bertemu denganmu. Kembang api sudah mulai dinyalakan, tapi hanya sebagian kecil saja. Bianglala ini semakin menawarkan ilusi akan hadirnya kehidupan malam.              ...

peternakan anjing

nanti kita akan berternak anjing, dan rumah kita akan penuh suara gongongan dari anak-anak nya yang mengajak bermain bola kita akan mengajrkan mereka cinta yang sederhana dan juga kesetiaan yang luar biasa mungkin kita akan menangis, saat kita menjual cinta itu dan kita hanya bisa berdoa cinta kita akan menghasilkan cinta baru pada pembeli nya. mari kita membuatnya. membuat perternakan anjing dengan cinta 11 June 2011 at 10:48

Kumpulan Puisi: Ada senja saat itu, tentu saja kau juga ada

Ini kumpulan puisi saya yang ke-3. Kumpulan puisi yang saya buat dalam proses sekitar 3 bulan. Saat itu saya berpikir membuat kumpulan puisi ini merupakan syarat saya untuk keluar dari pekerjaan menjadi administrasi perusahaan di daerah cikarang. Apa yang menarik dari buku ini? Bagi saya kematangan dalam menempatan kata-kata yang bersifat klise. Selamat menikmati... http://www.mediafire.com/?6272qeh74x8haa5