Seorang anak yang digandeng ayahnya
lewat tepat di hadapan kita
sambil membawa permen kapas
Kak,
Berikan aku satu yang paling besar
yang paling manis, juga yang paling merah
Mendadak angin pun risik
Cahaya lentera jatuh pada matamu
lewat tepat di hadapan kita
sambil membawa permen kapas
Kak,
Berikan aku satu yang paling besar
yang paling manis, juga yang paling merah
Mendadak angin pun risik
Cahaya lentera jatuh pada matamu
Comments
Post a Comment