Menulis pesan terakhir memang harus bagus, karena hanya pesan terakhir akan selalu dikenang bagi beberapa orang yang kenal padaku, mungkin. Dan bisa saja setiap misteri atau rahasia yang kebanyakan orang tanyakan kepada aku harus segera dijawab. Aku tidak ingin kepergiannku ini menyisakan banyak pertanyaan, seperti kenapa aku mati, mungkin aku di bunuh, siapa yang membuat saya seperti ini. Saya tidak inign orang yang saya cintai dibuat resah atas setiap pertanyaan atas segala misteri yang aku tinggalkan. Secangkir teh manis memang sudah seperti nama tengahku, selalu menemani disaat apapun, terutama saat aku menulis. Menulis apa saja, puisi untuk seorang wanita yang entah dimana, cerpen untuk mengulang semua kejadian, ataupun sebuah surat teror untuk seseorang yang sangat ku benci. Sekarang aku terkenang pada sebuah malam, aku yakin kau pasti juga mengingatnya. Saat sebuah kesialan untuk menyaksikan sesuatu terjadi. Akhirnya kita duduk diantara beberapa teman. Memang kau...